Ada begitu banyak keajaiban di dunia ini, dan kadang semua itu berlalu tanpa kita ketahui.
Percayalah kata saya
ini, dan ini sama seperti ketika Anda tidak menyadari seinci rambut Anda
bergerak lebih panjang dari 2 detik sebelumnya. Atau seperti ujung kuku-kuku di
jemari Anda yang tambah panjang tanpa Anda saksikan saat Anda tertidur di malam
hari.
Tetangga saya, setelah
berbulan-bulan tidak bertemu, pagi tadi keluar bersama anaknya, yang tumbuh
lumayan pesat dengan tubuh anaknya yang makin subur. Berbulan-bulan sebelumnya,
Adam, begitu nama anak tetangga saya itu, tidak sebesar yang saya lihat pagi
ini. Ia seperti buah semangka yang dikarbit tiap hari. Disuplai pupuk dan air
yang lebih dari cukup.
"Adam, tambah
besar lo, " Celetuk saya kepada istri.
"Iya, lah. Adam
minum susu 8 kali sehari, belum lagi vitaminnya," timpal Lola.
Saat itu Lola bersama
Banu, sedang makan bersama. Dan saya baru saja masuk setelah dari seorang
tukang jahit untuk mempermak baju-baju yang kebesaran.
"Adam sepertinya
jadi obsesi ibunya, ya? "
"Huss. Jangan
begitu." Sindir Lola.
Saya kadang cenderung
berlebihan memandang sesuatu, tidak terkecuali saat melihat Adam yang makin
besar dan makin besar.
"Sepupu-sepupu
Adam memang gemuk-gemuk".
Tanpa saya minta, Lola
tiba-tiba bersuara.
Dan, begitulah
perbincangan selingan pagi ini. Saya hanya berujar singkat jangan sampai
anak-anak dibesarkan melalui tumpukan obsesi orangtua. Hanya karena ingin
terlihat sama, anak-anak dipaksa untuk memenuhi ambisi orangtuanya.
Bagaimana dengan Banu?
Seperti Adam, Banu adalah bagian keajaiban-keajaiban alam yang sering saya
abaikan. Ia tumbuh, tingginya, rambutnya, giginya, bahkan kukunya yang baru
hari kemarin dipotong.
Semua itu nyaris saya
lupakan, dan baru menyadarinya jika perubahan itu demikian mencolok.
Salah satu keajaiban
alam yang dimiliki anak-anak adalah pertumbuhan egonya yang makin tinggi
bersamaan dengan kosakata-kosakata baru yang terkadang tidak dimengerti saat
diucapkan.
Kadang karena itu Banu
sering bertingkah seperti orang dewasa. Egonya ingin dimenangkan. Dan karena
itu keajaiban lainnya muncul di rumah: pertengkaran-pertengkaran kecil bersama
Banu.
0 Kommentarer:
Posting Komentar